Dalam kriptografi, MD5 (Message-Digest algortihm 5) ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit. Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah file.

MD5 di desain oleh Ronald Rivest pada tahun 1991 untuk menggantikan hash function sebelumnya, MD4. Pada tahun 1996, Algoritma MD5 telah digunakan secara luas dalam banyak aplikasi keamanan serta integritas file untuk kontrol sejak diterbitkan sebagai standar Internet (RFC 1321) pada tahun 1992.


MD5 digunakan secara luas dalam dunia perangkat lunak untuk menyediakan semacam jaminan bahwa file yang diambil (download) belum terdapat perubahan. kita dapat membandingkan MD5 sum yang dipublikasikan dengan checksum dari file yang diambil. Dengan asumsi bahwa checksum yang dipublikasikan dapat dipercaya akan keasliannya.

Langkah-langkah mengecek adalah sebagai berikut :

Program yang kita gunakan adalah Tools dari Nero yaitu Nero MD5 Verifier yang bisa anda dapatkan

md5cek1
Untuk contoh file yang akan kita cek adalah Aplikasi Gratis Web Server untuk Windows XP WAMP

md5cek2
Sebelum di download copy terlebih dahulu MD5 checksum (lihat pada Gambar MD5 checksum dalam kotak)

3635A1C0BAF15E8A019009E6C1225389

Buka Aplikasi Nero MD5 Verifier

Masukan Hash MD5 ke Step 1

Step 2 Klik Browse, cari file yang kita download tadi.
md5cek3
Dengan begini kita dapat secara yakin bahwa file tersebut adalah file yang sama dengan file yang dirilis oleh para developer, jaminan perlindungan dari Trojan Horse dan virus komputer yang ditambahkan pada perangkat lunak. Bagaimanapun juga, seringkali kasus yang terjadi bahwa checksum yang dipublikasikan tidak dapat dipercaya (sebagai contoh, checksum didapat dari channel atau lokasi yang sama dengan tempat mengambil file).
MD5 hanya mampu melakukan error-checking. MD5 akan mengenali file yang didownload tidak sempurna, cacat atau tidak lengkap.